Tampilkan postingan dengan label News Flash. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News Flash. Tampilkan semua postingan
Senin, 18 April 2011
Mahasiswa Ohio Amerika Belajar Syari'ah Islam
Mencoba untuk menghapus kesalahpahaman tentang hukum Syariah Islam di tengah beberapa usulan untuk melarangnya di Amerika Serikat, Ohio State University menjadi tuan rumah mufti Muslim untuk berbicara di depan mahasiswa tentang apa itu syariah Islam.
Mengenakan pakaian Muslim tradisional, Mufti Abdullah Nana menjelaskan apa yang terkandung di balik Syariah Islam kepada hadirin Muslim dan non-Muslim.
"Seluruh Kehidupan seorang muslim dapat diklasifikasikan sebagai syariah," kata Nana Abdullah di simposium yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam di OSU, Lantern, Ohio University pada Jumat, April 15 lalu.
Abdullah Nana yang lulus dari UC Berkeley dengan gelar di bidang MBA, menyesalkan bahwa banyak orang Amerika menjadi korban pemberitaan yang salah ketika memahami Shariah dan Islam.
"Banyak orang tidak tahu apakah itu Islam," kata Abdullah Nana. "Ketika mereka yang mendukung pelarangan syariah ditanya apa itu syariah, mereka tidak dapat menjawabnya," Kritik Nana terhadap undang-undang anti-Syariah yang telah diusulkan di beberapa negara.
"Bila Anda tidak memahami sesuatu, anda pasti membencinya," yakinnya lagi.
"Anda harus membuka jalur komunikasi, ketika orang membaca dan belajar tentang Islam mereka harus lebih toleran."
Beberapa anggota parlemen Amerika dari 13 negara bagian telah mengusulkan kepada hakim negara bagian untuk pelarangan mengambil hukum Shariah Islam ketika melakukan keputusan pada isu-isu perceraian dan perselisihan perkawinan.
November lalu, pengadilan Federal menolak amandemen konstitusi yang akan melarang penggunaan Shariah Islam di Oklahoma.
Abdullah Nana juga menjelaskan shariah tidak hanya berada di hukum Islam, tetapi berada di setiap kehidupan bagi semua Muslim.
Dalam Islam, shariah mengatur isu-isu yang ada di dalam kehidupan umat Islam dari doa-doa sehari-hari untuk berpuasa, mengatur hukum perkawinan, warisan, kasus sengketa keuangan dan sebagainya.
Di Amerika penetapan-penetapan hukum Islam, bagaimanapun tidak berlaku untuk non-Muslim. Bahkan jika dalam suatu perselisihan dengan non-Muslim pun hukum ini tidak akan dipakai, akan tetapi memakai hukum yang berlaku di Amerika sendiri.
Kemiripan
Penjelasan Mufti Abdullah Nana cukup mengejutkan para peserta, ketika ulama ini menjelaskan kesamaan antara sistem hukum Amerika dan Shariah.
"Sistem hukum kami di Amerika memiliki hubungan yang kuat dan berutang banyak kepada hukum Islam," kata Abdullah Nana.
Ia mencatat bahwa sistem juri, konsep reasonable doubt dan legal representation adalah semua diambil dari konsep Islam, yang telah menetapkan prinsip-prinsip ini sejak lama.
Informasi ini sangat membantu Michael Calvert, mahasiswa tahun ketiga studi internasional, yang datang untuk belajar tentang syariah Islam. Ia berkata bahwa shariah telah menjadi topik yang menarik di dunia saat ini.
"Saya tidak tahu sebelumnya bahwa sistem hukum barat begitu banyak diambil dari hukum Islam, " kata Calvert.
"Terdapat lebih banyak kesamaan dari pada apa yang orang kebanyakan sadari."
Maria Ahmad, mahasiswa tahun keempat dan juga presiden MSA, mengatakan bahwa ia banyak mendapatkan manfaat dengan menghadiri acara tersebut.
"Akhir-akhir ini isu shariah banyak diberitakan di media, dan sekalipun Muslim kita tidak tahu persis apa yang harus dilakukan, "kata Ahmad.
'Satu Orang Yahudi = 1400 warga palestina'
Hidayatullah.com--Dua orang anggota parlemen ‘Israel’, Knesset, mendesak pemerintahan Benjamin Netanyahu untuk “membayar berapa pun harga” pembebasan Gilad Shalit, seorang serdadu Zionis yang ditangkap para Mujahidin pada 2006 lalu.
Zeev Bielski dari partai Kadima dan Eitan Cabel dari partai Buruh menyatakan di sebuah seminar, adalah tanggung jawab pemerintahan Zionis itu untuk membebaskan Shalit “berapa pun harganya,” demikian dilaporkan PIC dari Al-Quds yang Terjajah kemarin, Ahad 17 April.
Netanyahu harus berani mengambil keputusan yang paling sulit sekali pun, yaitu membebaskan para pejuang perlawanan Palestina “yang membunuh orang-orang Israel” demi kebebasan Shalit.
Para Mujahidin Palestina menyatakan siap membebaskan Shalit bila penjajah Zionis membebaskan sekitar 1400 rakyat Palestina, termasuk anak-anak, perempuan dan sejumlah orang sakit, yang sekarang menderita di penjara-penjara Zionis.
‘Pengadilan’ Zionis tidak pernah ragu menjatuhkan hukuman penjara – ada atau tidak ada alasan – kepada warga Palestina. Misalnya, diketahui bahwa ada pejuang kemerdekaan Palestina yang divonis penjara 500 tahun!*
Jadilah Penulis Muslim yang Bisa Menggerakkan Dunia
Hidayatullah.com--Madrasah Jurnalistik Majalah Suara Hidayatullah kembali menggelar Daurah Jurnalistik Angkatan ke-3 pada tanggal 22-23 April 2011.
Daurah Jurnalistik merupakan forum pelatihan bagi pemuda-pemudi Muslim yang tertarik dengan dunia tulis menulis, khususnya yang ingin bergelut dalam dunia media. Dalam pelatihan nanti, panitia akan menghadirkan wartawan-wartawan senior Kelompok Hidayatullah Media Groups (HMG).
Menurut Ketua Pelaksana Daurah Jurnalistik, Ahmad Damanik, pelatihan ini mempunyai dua tujuan.
“Sebagai forum untuk melahirkan kader-kader wartawan Muslim yang Militan, juga menjaring kader terbaik yang dapat bergabung dalam Kelompok Hidayatullah Media,” kata pria yang juga menjadi kordinator Lentera Prima Media (LPM).
LPM merupakan unit usaha baru PT Lentera Jaya Abadi, perusahaan induk majalah Suara Hidayatullah, yang akan difungsikan menjadi konsultan media dan melaksanakan berbagai macam pelatihan.
Pada daurah kali ini, panitia menetapkan jumlah peserta sebanyak 15 orang.
Pembatasan peserta ini dilakukan agar tujuan yang ditargetkan bisa berjalan secara efektif.
“Sebab setelah pelatihan ini, peserta akan mengikuti kegiatan lanjutan yang akan dibicarakan pada akhir pelatihan. Tapi tidak perlu khawatir, pelatihan ini akan diadakan kembali pada waktu-waktu berikutnya,” tegas Ahmad.
Jadi, kepada pemuda-pemudi Muslim yang tertantang ingin mengubah dunia melalui tulisan yang menggerakkan, kesempatan untuk bergabung dalam pelatihan ini masih terbuka luas. Silakan mendaftar segera, kepada panitia pendaftaran: Khadirin (0818873252) atau telepon langsung ke nomor 021-85902045.*/ahmad
Rep: Administrator
Red: Cholis Akbar
Langganan:
Postingan (Atom)
